Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Oktober 2012

MissCom

Assalamu'alaikum Sobat NSK.
Wuihhh,,, udah masuk tengah Oktober, tapi Rain baru sempet posting lagi. Hehe,,, maklum, modem kurang memadai. Berhubung Rain baru aja isi modem, mari kita manfaatkan kuota modem ini untuk berposting2 ria. Hoho... ^_^



Well, postingan pertama di bulan Oktober ini, Rain mau bagi-bagi cerita singkat tentang kepergian Mama dan Bapak ke tanah suci. Hmm... Ada satu moment yang cukup bikin Rain meneteskan airmata. Hoho... Beberapa jam sebelum berangkat menuju tempat berkumpulnya para calon jemaah haji (Masjid Al-Azhom, Tangerang), di rumah diadakanlah "Syuro Family" alias rapat keluarga. Hehe... ada beberapa pesan yang Bapak dan Mama sampaikan untuk anak-anak mereka tercinta sebelum berangkat.

Bisa dibilang, ini rapat keluarga resmi yang diadakan pertama kalinya. Hehe,,, maklumlah, tradisi di keluarga Rain emang gak ada yang terlalu resmi semacam rapat keluarga ini. Kalaupun kumpul, pasti ngobrol2 plus gila2an. Haha... ok, kembali ke topik hidayat, eh, maksudnya ke topik pembicaraan. :P

Babeh, sebagai kepala keluarga membuka pembicaraan. Hmm... baru kali ini Babeh kelihatan serius sekali. Dengan nada pelan namun dalam, Babeh berpesan kepada semua anak2nya untuk menjaga komunikasi, jangan sampai ada MISSCOM alis miss communication. Huffhtt,,, akhir-akhir ini emang Rain nyadar bahwa sering banget ada misscom, terutama dengan anak2 yang tinggal di rumah (Dita, Dela, Bhismi). Terlebih Rain tinggal selama ini di Bandung, jadi kadang sering salah paham dengan kebiasaan orang-orang rumah.

Biasanya kalau sudah misscom, yg ada perang dingin di rumah. Saling diem2an. Sampai2 terkadang Babeh dan Mamah bingung, ni anak2 kenapa pula. Hehe... Maafkan kami ya Beh, Mah, kalau sering bikin kalian pusing. Huhu... T_T

Babeh juga berpesan, jika ada masalah di rumah, selesaikan dengan baik-baik. "Jangan diem-dieman. Kalian udah gede, udah dewasa semua. Jangan kayak anak kecil lagi," begitu pesan Babeh. Lalu, Babeh minta maaf sama anak2 kalau selama ini beliau punya salah. Duhh... Beh, rasanya kita (anak2) yang kudu banyak minta maaf ke Babeh dan Mamah. Gak terhitung kesalahan yang udah anak2 terutama Rain lakuin yang bikin kalian sedih. T_T

Sebagai penutup, Babeh juga berpesan untuk jangan lupa ngasih makan ikan di kolam. Gubrak! Hehe... Begitulah Babeh Rain, selalu aja bikin anak2 ketawa. ^_^

Kalau Mama, gak usah banyak kata, cukup meluk beliau aja rasanya keluar deh semua unek2. Mom, I love you so much... <3

Semoga ibadah hajinya barokah, dilancarkan, dikuatkan serta dimudahkan. Tiada harap kecuali melihat mereka menjadi pribadi muslim yang lebih baik. Semoga menjadi haji yang mabrur ya Beh, Mah. ^_^

Aamiin.

Selasa, 07 Februari 2012

Curhat "Hemat Ala Anak Kosan"

Assalamu'alaikum.
Aneyoung blogger ^_^ *bow ala korea*

Jarang-jarang ya ane curhat di blog ini. Hoho... ada apakah tiba-tiba curhat??? Ada apa hayo? Hehe... Jadi begindang ceritanya... *duduk takzim sambil mandangin langit*

Beberapa hari lalu, akhirnya ane memutuskan untuk beli Hardisk External. Secara hardisk internal laptop udah limiiiiit banget nget nget. Maklum, laptop jadul jadi memorinya kecil. Padahal segitunya data-data lama dah diburning. Tapi, dasarnya emang udah butuh dan file-file di laptop kian hari kian bertambah banyak, meski harga dan isi kantong gak 'sama dengan', tetap dipaksakan beli juga meski harus berhutang sama si Odud. Sedih sekaligus senang. Hehe... Pasalnya, ane memang paling benci kalau harus berhutang. Aigoo...

Minggu, 15 Januari 2012

Tahun Baru = Harapan Baru

Bersemangat!!! ^_^

"The best way to cheer yourself up is to try to cheer somebody else up."

Selasa, 13 Desember 2011

Happy Birthday My Lovely Dad

Yah, walau sedikit terlambat, ane ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk Bapak yang telah memasuki umur 59 tahun tepat pada tanggal 12-12-2011 kemarin. Wuihhh,,, baru sadar Bapak akan mencapai umur 60 tahun di hari yang paling cantik tahun depan, 12-12-2012.

Semoga Allah senantiasa melindungimu dari kejahatan dan merahmatimu dengan segala kebaikan. Aamiin. Maaf untuk ke sekian kalinya atas setiap tingkah anakmu yang tak tahu diri ini... 

Sang Kakek sedang bermain bola dengan cucunya. ^_^
By the way, berbicara tentang tradisi ulang tahun sebenernya gak wajib-wajib banget dalam keluarga ane. Ane pun cuma sekali ngerayain ulang tahun yaitu di umur 17 tahun. Qiqiqi,,, kalau lihat videonya lagi kok malah ingin ketawa ya? Hehe...

Setiap ulang tahun keluarga, baik itu orangtua, kakak maupun adik, meski gak pake acara raya-rayaan, kami sekeluarga selalu menyempatkan untuk memberi kado/hadiah setiap tahunnya. Terutama generasi termuda di keluarga kami, Ane (Dika), Dita, Dela, dan Bhismi, yang selalu mengagendakan untuk patungan beli kado untuk kakak dan orangtua. Hehe...

Jadi minimal satu tahun sekali, masing-masing anggota keluarga di rumah pasti dapet hadiah. Termasuk ane. Yup. Hadiah yang paling spesial tentu aja HP Esia yang diberikan oleh anggota Bray D3B -> Dela, Dita, dan Bhismi tahun lalu. Kenapa HP Esia? Emangnya ane gak punya HP? Hoho... Jadi Dela, Dita, dan Bhismi masing-masing memiliki satu HP GSM dan satu HP Esia. Sedangkan ane waktu itu hanya punya 2 HP GSM. So, untuk mempermudah komunikasi, maka dibelikan lah ane hp Esia oleh mereka. Alasannya, tentu saja biar lebih murah kalau telpon. Hoho... Dannn... dibuanglah HP GSM ane yg satunya karena memang sudah tidak layak guna alias tombolnya sudah tidak bisa dipake. Hehe... Sekali lagi terimakasih my beloved family. :-)

Begitulah, selalu ada yang spesial. Pernah entah di tahun berapa, kami memberikan hadiah kepada Mama sebuah tulisan yang kami buat sendiri dari kain planel. Bunyi tulisannya seperti ini: 

WE LOVE U
MOM AND DAD

Sederhana, tapi sarat makna... Sampai sekarang tulisan itu masih tertempel di depan pintu kamar Bapak dan Mama. ^_^ Ah, tentu saja kata-kata itu tidak cukup mewakili seberapa besar cinta kami pada orangtua. 

Well, kesimpulannya: Dalam keluarga kami, tidaklah wajib merayakan ultah, yang wajib adalah memberikan hadiah. Sebagai ajang mengingat kembali betapa kami saling mencintai dan menyayangi. Dan ane bersyukur akan tradisi ini. Setidaknya, tradisi saling memberi hadiah membuat keluarga ini masih harmonis sampai sekarang. Alhamdulillah. :-)

Finally, ane sadar, toh perayaan ultah bukan budaya dari agama Islam. Tapi, ya tidak ada salahnya memberikan sesuatu yang spesial di hari tersebut kepada orang yang benar-benar kita cintai. ^_^

Minggu, 27 November 2011

Guru Terhebat


Kawan, kau mungkin hanya mengingatnya sebagai seorang guru biasa yang hobi mencubit jika kau melakukan kesalahan di sekolah. Mungkin pula, kau hanya mengingatnya saat ia dengan ringan tangan menggunting celana SMP milikmu yang panjangnya tidak sesuai aturan, "Ikutan trend anak band, Pak!" itu katamu dulu. Atau, bisa jadi kau hanya mengingatnya saat ia berteriak meminta kalian berhenti tawuran, lantas berpura-pura menelpon polisi saat kalian tak jua mendengarkan perintahnya. Begitukah?

Ah, jika benar demikian, semoga ceritaku ini bisa sedikit membuat kalian mengerti tentangnya. Tentang lelaki tua yang selalu menginspirasiku dalam hidup. Dia adalah guruku, gurumu, guru kita semua. Dan aku merasa beruntung telah hidup bersamanya selama lebih dari 20 tahun. Yes, he is my lovely Dad.

Ia adalah sosok yang mengajariku untuk lebih banyak memberi daripada meminta. Ini adalah pelajaran hidup yang akan selalu aku ingat. Seperti sore itu, saat Bapak pulang membawa beberapa pisau yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan alias sudah ada banyak di rumah. Saat ditanya mengapa tiba-tiba membeli itu semua, Bapak santai menjawab, “Tadi ada tukang pisau keliling mampir di sekolah. Kasihan, kayaknya pisaunya gak laku-laku. Ya udah, akhirnya Bapak beli aja. Hitung-hitung sedekah.”

Ia adalah sosok yang baik, teramat malah. Selalu memberi sebelum aku meminta. Memberi tanpa banyak bicara. Sosok yang mengajariku untuk bersyukur dengan lebih banyak memberi. Sosok yang terlihat kasar di luar, namun sangat humoris saat bersama keluarga.

Pun ketika aku sudah kuliah. Saat menelepon, tiga pertanyaan yang selalu diajukannya justru bukan tentang kuliah.
“Gimana kabarnya? Sehat?”
“Sudah makan atau belum?”
“Uang bulanannya masih cukup?”
Entah butuh berapa lama agar aku bisa membalas semua kebaikanmu, yang sejatinya tidak akan pernah bisa aku lunasi. Terimakasih, Bapak! Pelajaran hidup yang telah Bapak berikan, akan selalu menjadi bekal penting perjalanan hidupku ke depan. You are the best teacher ever!

 I love you, Dad...

***

Catatan ini untuk Bapak, yang telah mendedikasikan hidupnya di dunia pendidikan selama lebih dari 20 tahun.


Kamis, 20 Oktober 2011

Bunga Sedotan

Postingan untuk kakakku, Dela Aristi. ^_^


Berikut ini caranya:

1. Gunting satu buah sedotan menjadi 3 bagian sama panjang. Untuk bagian pertama, gunting tengahnya namun jangan sampai habis, cukup setengahnya.
2. Hasilnya akan seperti ini.
3. Dengan menggunakan gunting atau pensil atau pulpen, buatlah lekukan menyerupai kelopak bunga seperti pada gambar 3. Lakukan hal yg sama pada bagian sedotan yg ke dua.
4. Untuk bagian terakhir sedotan, buat seperti ada putik bunga yg ane yakin ente pasti ngerti. (Lihat gambar)
5. Terakhir, satukan semua bagian2 yang sudah dibuat tadi hingga menghasilkan seperti pada gambar 5. Finish... Selamat mecoba!

NB: Baiknya, sedotannya warnanya beda-beda. Hoho,,

Itu Bukan Hutang, Anakku

Saat libur lebaran kemarin, ada satu obrolan yang akan selalu aku ingat tentang Mama. Obrolan yang sederhana sebenarnya, tapi sempurna membuatku terharu dan semakin cinta akan sosok Mama.
“Neng, Mama punya hutang gak sama kamu?” tanya Mama tiba-tiba saat kami hanya duduk berdua di meja makan.
“Eh? Hutang? Gak ada kok. Emang kenapa gitu, Ma? Kok tiba-tiba nanyain hutang?” jawabku, balik bertanya.
“Gak apa-apa kok. Takutnya Mama ada hutang sama kamu. Kalau ada hutang, bilang aja ya. Nanti Mama ganti.”
“Mama apa-apaan sih. Justru aku yang banyak hutang sama Mama. Dari lahir sampai segede ini, aku banyak banget hutangnya sama Mama. Hehe…” Jelasku mencoba meyakinkan Mama bahwa sekalipun Mama punya hutang padaku, aku tidak akan pernah menagihnya.
“Ihh… Itu mah bukan hutang, Neng. Itu mah udah kewajiban Mama.” Balas Mama dengan senyum manisnya.
***
                Kawan, kalau kalian ingin belajar tentang keikhlasan, belajarlah dari Mamamu. Kalau kalian ingin belajar tentang cara berbagi, belajarlah dari Bundamu. Kalau kalian ingin belajar bagaimana tersenyum manis, belajarlah dari Mamamu, Bundamu, Emakmu, Ibumu… Dan dapati keajaibannya.
                Aku mencintaimu, Mama. Karena Allah.
                Ana uhibbuki ya Ummi…

----------------------------------------------------
Bingkisan Dari Kami
Tulisan ini diikutsertakan dalam acara "Bingkisan dari Kami" oleh blongnya Ibu Nia. ^_^

Minggu, 19 Juni 2011

Dela's Graduation

Dita, Bapak, Dela, Mama, Dika, Bhismi

FAMILY Report!

Alhamdulillah. Tanggal 16 April 2011 kemarin, kakakku Dela Aristi sudah resmi lulus dan diwisuda dengan hasil "A (Sangat Memuaskan)". Wisuda yang di  gelar di gedung Auditorium Utama UIN Syarif Hidayatullah tersebut disambut meriah oleh para sanak pamili para wisadawan dan wisudawati. Hadir pula Rektor UIN Syahid untuk upacara pelepasan balon sebagai simbol pelepasan para cendekiawan bangsa tersebut.

Sangat meriah, tak jauh beda suasananya dengan acara wisuda di kampus lain. Bak pasar tumpah. Tapi itu semua tak penting, yang penting adalah kewajiban kakakku sudah dilaksanakan dengan baik. Congratulations Sista!!!

Semoga aku bisa menyusulmu segera. Amin. ^_^V

Kaboy Ha, Delon, Odud, Rain

My Beloved Shoulder


I just wanted to be a good person. No matter how bad other people against us. No matter how other people do not care about us. No matter how other people take advantage of us. And no matter how destiny requires that we become the bad guys. I just wanted to be a good person. Because I believe that God is always with good people. Be a good person, anywhere, anytime, and irrespective of how we do it .. :-)

Just need to believe that God is always there for us ... Cheers up! :-) All is well ..

***
Your words are like a shoulder for me. Thank you very much, my beloved.

Selasa, 07 Juni 2011

My Daily Mudik

Mudik pekan kemarin menjadi mudik yang paling menyenangkan buatku. Melakukan hal-hal yang biasa tapi terasa luarbiasa karena sangat jarang aku lakukan jika berada di lingkungan kampus. Sangat menyenangkan. Apalagi dikelilingi keluarga tercinta, makin menyenangkan rasanya.

Setiap pagi, setelah berkegiatan Subuh, semua anggota keluarga langsung berkumpul di saung depan rumah. Saung tempat keluarga berkumpul, saung favorit. Biasanya Bapak dan Mama sudah main badminton ketika aku dan yang lain turun. Setelah semuanya berkumpul, masing-masing pesan sarapan sendiri ke warung depan rumah. Haha, gak usah repot masak sarapan pagi. Yang jualan nasi uduk banyak di tempat kami. Sarapan sambil ngobrol-ngobrol ringan, saling cerita atau bercanda. Atau bahkan curhat. Hmm,,, benar-benar menyenangkan. Apalagi kalau keponakanku yang super cute sudah bangun, makin lengkaplah agenda pagi itu. Sibuk 'mainin' Rino!

Setelah kenyang dengan sarapan, giliran aku dan Dela yang bermain badminton. Yup, gak perlu lama-lama. Yang penting sampai merasa berkeringat dan sudah capek, baru deh kita 'udahan'. Wuiiihh,,, sarapan sudah, olahraga sudah, tinggal cuci mulut yang belum. Yuk, makan jambu!

Rabu, 01 Juni 2011

Ramadhan dan Kasih Sayang Bapak

My Dad

Bagiku, Bapak adalah sosok sempurna dalam hal menyayangi dan menjaga anak-anak. Sudah 4 tahun aku kuliah di kota Bandung, baru di tahun ke 3 aku diizinkan pulang mudik naik bis (sebelumnya, aku selalu diantar-jemput). Itu pun karena aku nekat, alias tidak bilang-bilang bahwa aku akan pulang. Kenekatan yang sejatinya berasal dari trauma di Ramadhan tahun 2009. 

Rabu, 18 Mei 2011

Boay Car Wash

Kali ini, ane mo 'pamer' ponakan ane yang super cute... Welcome... Muhammad Rino Albanna... ^_^


 Foto ini waktu Babeh (Mbahnya Rino) lagi cuci mobil. Eh, ada si Boay (panggilannya Rino) ikut2an. Hehe... Jadilah si Babeh kagak selesai2 cuci mobilnya. qiqiqi...


 Ada yang lucu di foto ini. Piku di atas, Rino lagi 'nelen' air keran. Haha... Untung babehnya Rino lagi kagak ada. Kalau ketahuan... Beuhh bisa gaswat... Para tantenya membiarkan Rino minum air keran. hehe...
Si babeh juga asik2 aja lagi. :)

Senin, 09 Mei 2011

D3B: Odud, Si Kecil Tapi Besar [Part 1]

Kaboy, Rain, Odud, & Delon

Entah mengapa, akhir-akhir ini Rain lagi seneng-senengnya nulis tentang orang-orang terdekat. Hehe,,, Udah lama ingin bercerita tentang mereka semua. Supaya ketika tua nanti, ada secuil memori yang bisa diingat lewat tulisan ini. Semoga. Termasuk yang satu ini. D3B aka Dika, Dita, Dela, dan Bhismi.

Kami selalu berempat. Tidak lagi hanya sebagai adik dan kakak, tapi sudah seperti teman sepermainan, teman segenk, atau apa pun lah namanya. Dengan umur yang tidak jauh berbeda, D3B seperti tidak terpisahkan. Haha... *mulaiLebay*.

Ok, mari kita uraikan satu-persatu sifat dan kebiasaan mereka menurut kacamata Rain (padahal ane kagak pake kacamata, hehe,,,)

Yang terbesar (body-nya) tapi sebenarnya yang paling bocil dari semuanya yaitu:

1. Odud aka Bhismey aka Mimi aka Imol aka Bhismi Alham

Ciri-ciri fisik: (Sapa tahu ada yang nyulik, nih boay emang ngegemesin,,, wkwkwk,,,)
- Berat badan disinyalir di atas 80kg/detik???
- Pake kacamata yang sering gonta-ganti karena lupa naro atawa patah gara-gara ketindihan tidur.
- Mirip engkoh2 China gitu deh,,,
- Ada bekas luka di alis sebelah kanan apa kiri yak??? Lupa, hehe... Luka gara-gara dicakar kucing. :)
- Jempol kakinya gede. Wkwkwk...

Fakta dan Data:

- Dibandingkan dengan sister2nya (including me,,, hehe), doi paling wangi dan paling lama kalau mandi. Subhanallah... Bayangin aja ye,,, Odud kalau mandi wanginya ampe kecium dari luar cuy,,, ckckck,,, pake minyak wanginya,,, Ambooyyy... kayak seminggu belum mandi,,, banyak benerrr,,, Wkwkwk,,, It's serious. ^_^

- Namanya paling unik dari semua anak-anak di rumah. Bhismi Alham. Bhismillahirrahmanirrahiim,,, Alhamdulillah... ^_^

- Okelah, ane ngaku dan semua orang di rumah juga tahu. Doi paling rajin dalam masalah bersih2. Kamarnya selalu lebih rapi dibanding kamar sister2nya. Qiqiqiqi,,, *JadiMalu

- Jangan mau minta jemput/antar sama Odud kalau Doi lagi capek/stress/gak mood, soalnya kalau naik mobil waktu mood Odud lagi gak baek. Hmm... Siap-siap aja berasa lagi balapan F1 atau malah sebaliknya, berasa naek bekicot. Hahaha *Lirik Dita dan Dela

- Pernah memalsukan tanggal lahir (sama Bapak sih ^_^) buat bikin SIM A. Hehe...

Sama Tapi Beda

- Waktu di ROHIS SMA, jabatannya jadi Sekretaris ---> sama kaya Kaboy aka Dita tapi beda generasi. :)
- Endut sama kayak Delon aka Dela. Qiqiqi *peace
- Kuliah Jurusan Teknik sama kayak ane. Bedanya doi Teknik Informatika, kalau ane Teknik Arsitektur. :)

Segitu dulu deh tentang Odud. Semoga berkenan. Hoho.. Love U, my beloved younger brother. Tetep menjadi pribadi yang lucu dan ngegemesin ya... ^_^

---------------------------------------
NB: Berhubung ane tipe pembaca yang gak suka dengan postingan yang terlalu panjang. So, untuk postingan kali ini dibagi menjadi beberapa part. Hehe,,, berasa bikin cerbung. ^_^